Bergabunglah dengan NeoWORX get your Money

My Youtube

Senin, 23 Februari 2009

Ledakan Sinar Gamma Terdeteksi, 12,2 Miliar Tahun Cahaya dari Bumi

Teleskop Fermi milik badan antariksa AS telah mendeteksi ledakan besar di antariksa, yang menurut para ilmuwan merupakan ledakan sinar Gamma terbesar yang pernah terdeteksi, sebuah laporan yang dipublikasikan Kamis dalam Science Express menyatakan. Ledakan spektakuler itu, yang terjadi pada September di konstelasi Carina, menghasilkan energi yang berkisar 3.000 hingga lebih lima juta kali dari cahaya yang terlihat, kata para pakar astrofisika. "Cahaya terlihat memiliki energi berkisar antara dua dan tiga elektron volt," kata astrofisikawan Frenk Reddy dari badan antariksa AS, NASA, kepada AFP. "Jika Anda memikirkannya dalam energi, sinar-X jauh lebih kuat karena mampu menembus materi. Karena itu, mengapa kita dapat melihatnya dari jarak yang jauh sekali," ujar Reddy. Sebuah tim yang dipimpin Jochen Greiner dari Institut Max Planck bagi Fisika Ekstraterestial di Jerman memastikan ledakan besar sinar-Gamma itu terjadi 12,2 miliar tahun cahaya jauhnya. Jarak dari Bumi ke Matahari delapan menit cahaya atau sekitar 144 juta kilometer, dan ke Pluto 12 jam cahaya. Lebih kuat ketimbang supernovaDengan memperhitungkan sangat jauhnya jarak ledakan dari Bumi, para ilmuwan berkesimpulan bahwa ledakan tersebut lebih kuat ketimbang 9.000 supernova, yakni ledakan kuat yang terjadi pada akhir masa kehidupan sebuah bintang. Dan gas yang menyembur memancarkan sinar Gamma yang bergerak dengan kecepatan hampir menyamai cahaya. "Daya ledakan kuat ini dan kecepatannya merupakan yang paling ekstrim hingga sejauh ini," kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan Departemen Energi (DoE) AS. Ledakan sinar Gamma merupakan ledakan paling terang di jagad raya, yang menurut para astronom berlangsung ketika bintang-bintang besar kehabisan bahan bakar nuklirnya dan kemudian runtuh. Ledakan yang berlangsung lama, yakni lebih dari dua detik, terjadi pada bintang besar yang mengalami keruntuhan, sedangkan ledakan yang lebih singkat, yaitu kurang dari dua detik, terjadi pada bintang yang lebih kecil. Dalam ledakan-ledakan singkat sinar Gamma, bintang-bintang hanya meledak dan membentuk supernova, namun pada ledakan yang lama, sebagian besar bintang intinya runtuh dan membentuk lubang hitam. Mempelajari berbagai ledakan sinar Gamma akan memungkinkan para ilmuwan "mengambil contoh sebuah bintang pada kejauhan, tempat kita bahkan tak bisa melihat berbagai galaksi dengan jelas," kata Reddy. Para astrofisikawan memperkirakan terdapat ratusan miliar galaksi di jagad raya ini. Teleskop antariksa sinar Gamma Fermi dikembangkan oleh NASA, berkolaborasi dengan DoE dan para mitra, termasuk berbagai lembaga akademis di Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Swedia dan AS. (*)(nabilputri sumber antara

Rabu, 18 Februari 2009

Beri Perhatian Pada Hak Anak

Anak-anak di Indonesia sering mengalami kekerasan baik fisik, emosional maupun seksual. Perlakuan seperti ini bahkan dilakukan pihak-pihak yang seharusnya bertanggng jawab terhadap kehidupan dan kesejahteraan mereka yaitu orang tua, sanak keluarga dan sebagainya.Hal tersebut disampaikan Manajer Wahana Visi Indonesia (WVI) Regio Papua, Roriwo Karetji kepada ANTARA di Jayapura, Selasa (17/2).Menurutnya, saat ini dunia berada pada kondisi yang tidak aman dan ramah bagi anak, termasuk Indonesia. Hak anak atas identitas, pangan, tempat tinggal, pelayanan pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan kesempatan berpertisipasi acap kali masih terabaikan. "Rumah, sekolah, tempat bermain, taman, pusat perbelanjaan, jalanan, lembaga pemasyarakatan, tempat-tempat umum, bahkan dunia maya telah menjadi saksi bisu terjadinya tindakan tersebut," ujar Roriwo.Tidak sedikit anak diperdaya dan dijerumuskan dalam praktik perdagangan manusia dan manipulasi identitas. Banyak anak terperangkap dalam situasi berbahaya dan traumantis, seperti konflik bersenjata, ketergantungan pada obat-obatan terlarang, keterbatasan akses terhadap pangan, pendidikan yang layak, dan ancaman penyakit-penyakit mematikan yang sebenarnya dapat dicegah.Ayah, ibu, kakak, adik, kakek, nenek, paman, bibi, kepala sekolah, guru, penjaga sekolah, teman, sopir bus, polisi, satpam, sipir lembaga pemasyarakatan, petugas kesehatan, pengelola asrama, hingga orang di jalan dapat menjadi pelaku kekerasan dan pengabaian terhadap anak.Kemiskinan, keserakahan, diskriminasi, rendahnya tingkat pendidikan, ketidakmerataan pembangunan, ketidak pedulian, dan berbagai konflik kepentingan jalin menjalin menjadi alasan kompleks mengapa anak terus berada dalam situasi rentan.Lebih lanjut Roriwo menegaskan, lebih dari satu milyar anak hidup dalam kemiskinan dengan akses minimum kepada sarana dan prasarana pendukung kehidupan yang layak, dan lebih dari setengahnya berada di negara berkembang.(*)nabilputri sumber antaranews

Dosen ITS Ciptakan Alat Sensor Aroma

Dosen Teknik Elektro ITS Dr Muhammad Rivai menciptakan suatu teknologi sensor aroma yang akan mampu mendeteksi, menganalisis dan mengidentifikasi berbagai macam bau melalui pola-pola algoritma neural network."Biasanya hotel menggunakan indra penciuman manusia untuk aroma masakannya, juga pabrik rokok, atau hewan untuk mendeteksi adanya zat berbahaya," kata pria yang berhasil meraih hibah riset Indonesia Toray Science Foundation (ITSF), yang dihubungi dari Jakarta, Selasa.Namun indra penciuman manusia atau hewan tergantung sekali pada "mood" dan hasilnya tidak konsisten, tambahnya.Kalaupun ada alat sensor aroma seperti gas chromatography buatan AS, harganya sangat mahal, sampai sekitar Rp1 miliar, sedangkan alat yang dikembangkannya ini bermodal murah, tak lebih dari Rp10 juta.Alat yang terdiri dari kolom partisi, sensor dan software tersebut saat ini sudah "dilatih" mengenali 16 jenis aroma seperti aroma apel, melati hingga peppermint, namun ke depan software tersebut memungkinkan untuk mengidentifikasi lebih dari 30 aroma dengan tingkat presisi yang tinggi.Cara kerjanya, lanjut dia, uap aroma dimasukkan dalam kolom partisi, kemudian uap tersebut akan terpisahkan menjadi komponen penyusun uap yang masing-masing komponen itu diukur intensitas dan konsentrasinya oleh sensor Quartz Crystal Microbalance (QCM)."Setiap aroma ini akan menghasilkan pola sinyal sensor yang spesifik misalnya aroma tembakau yang baik, aroma buah apel busuk dan segar, atau aroma sayur yang terkontaminasi insektisida," katanya.Aroma ini dikenali oleh algoritma neural network yang kemudian dipolakan di layar komputer, ujar pria yang memperoleh Rp32,7 juta dari Toray untuk kepentingan riset lanjutannya itu.Alat ini, urainya, juga bisa digunakan oleh PDAM dalam mendeteksi kualitas air minum atau digunakan di bidang kesehatan seperti mendeteksi aroma urine untuk mengidentifikasi ginjal tak sehat atau bakteri yang ada di saluran kencing.(*)nabilputri sumber Antara

Selasa, 17 Februari 2009

Tarif Seluler Indonesia Termurah di Asia

Tarif telekomunikasi telepon seluler Indonesia pada 2008 adalah yang paling murah di Asia dengan harga hanya 0,015 dollar AS per menit.

"Kalau sebelumnya (2005) Indonesia dalam kategori termahal di Asia setelah China, dengan tarif sebesar 0,15 dollar AS per menit, pada 2008 menjadi negara bertarif termurah dengan harga 0,015 dollar AS per menit," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Mohammad Nuh, di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan, kebijakan pemerintah berkait dengan program keterjangkauan tarif telepon seluler memang telah mendapat apresiasi lembaga perbankan internasional, Deutche Bank.

Lembaga tersebut dalam laporan terbarunya, menyatakan, kalau tarif telepon seluler di Indonesia merupakan paling murah di Asia setelah melalui studi yang mereka lakukan beberapa waktu lalu.

"Kita mempunyai 3 pondasi yaitu ketersediaan terkait coverage, keterjangkauan dari sisi tarif, dan yang terpenting adalah kualitas," katanya.

Jika dua hal yaitu ketersediaan dan keterjangkauan terpenuhi tetapi kualitas tidak optimal maka kepuasan konsumen belum tercapai. Oleh karena itu pada 2009, pihaknya akan menekankan perlunya kualitas ditetapkan.

Ia mengatakan, pemerintah selama kuran waktu 2006-2008 telah menjalankan program berkait dengan kebijakan availability (ketersediaan), keterjangkauan.

Dan hasilnya dalam dunia seluler kini tampak bila sebelumnya tarifnya termahal se-Asia kini menjadi termurah. Bukan hanya itu, dalam dunia telepon seluler, bila pada 2005 jumlah pelanggan baru mencapai 46.912.118, maka pada 2008 telah melewati angka 124.865.871 pelanggan.

Sesuai logika, bila harga turun, maka keuntungan akan berkurang pula. Namun karena terjadi peningkatan jumlah pelanggan yang mencapai lebih dari 200 persen, maka sepertinya telah terjadi anomali berkait dengan tingkat penghasilan para operator.

"Meski tarif turun tapi yang menarik adalah EBITDA di atas 60 persen, itu luar biasa," katanya.

Pada 2005 earning before interest, taxes, depreciation and amortization (EBITDA) atau laba bersih ditambahkan kembali dengan beban bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi, para operator seluler mencapai angka 65,5 persen, kini turun sedikit menjadi hanya 61,6 persen. Artinya, meski terjadi penurunan harga, penurunan EBITDA-nya tidak terlalu signifikan.

Pada 2010, ia mengatakan, Indonesia akan memasuki fase kedua pengembangan ICT yaitu "costumize services" di mana para operator telepon dan penyelenggara ICT dapat memberikan layanan yang spesifik kepada masyarakat.

"Jadi semakin banyak kebutuhan masyarakat yang sifatnya khas bisa dipenuhi," katanya.
(*)nabilputri sumber antara

Laki-laki Pilih Perempuan Kecerdasan Ketimbang Keperawanan

Kajian ilmiah mengenai cinta memperlihatkan bahwa pria makin tertarik kepada perempuan berpendidikan yang cerdas, berkepribadian, dan stabil emosinya. Kegadisan tidak jadi masalah.Temuan oleh para peneliti di University of Iowa tersebut merupakan bagian dari satu studi yang dikutip laporan media Senin.Studi itu, yang dilancarkan setiap dasawarsa sejak 1939, meminta peserta untuk menyusun daftar 18 sifat yang mereka ingini dari seorang pasangan dalam skala mulai dari "tak relevan, sampai "mendasar".Yang termasuk dalam daftar tersebut adalah "kemampuan berbaur" dan "pengurus yang pandai masak" serta "saling mencintai dan tertarik", yang berada pada tempat pertama bagi pria dan wanita pada 2008. Pada 1939, sifat itu tak masuk tiga besar bagi kedua jenis kelamin tersebut.Peserta pria dan wanita pada 2008 memasukkan daftar utama mereka dengan "sifat dapat diandalkan" dan "matang, kestabilan emosi,. pria memasukkan kecerdasan pada posisi keempat, lompatan besar dari posisi ke-11 pada 1939, dan "prospek keuangan yang bagus" bergeser ke posisi 12 pada 2008, pergeseran dari posisi rendah ke-17 pada 1939 dan posisi terakhir pada 1967."Ini adalah generasi pria yang telah dewasa dengan perempuan berpendidikan sebagai mereka, guru, dokter dan panutan mereka," kata Christine Whelan, pemimpin studi itu dan penulis "Marry Smart: The Intelligent Woman,s Guide to True Love" (Simon & schuster, 2008), sebagaimana dilaporkan kantor berita China, Xinhua."Dan pada masa ekonomi sulit, berbagai beban keuangan dengan pasangan mengangkat beban dari orang-orang ini sebagai pencari nafkah tunggal," katanya.Peserta studi tersebut adalah mahasiswa dari University of Iowa, University of Washington, University of Virginua dan Penn State University. "Saling tertarik, jadi tentus saja kenyataan bahwa kami melakukan angket pada mahasiswa akan menunjukkan bahwa kecerdasan dan pendidikan menjadi ciri khas penting," kata Whelan.Pergeseran mencolok lain melibatkan pentingnya kegadisan: pada 1939, itu dinilai lebih tinggi dari kecerdasan pada perempuan, tapi pada 2008, itu dimasukkan ke dalam posisi yang tak terlalu penting.Terlebih lagi, itu juga dikategorikan tidak terlalu penting buat pria. Itu, ditambah dengan tiga posisi utama bagi pria dan wanita, menunjukkan kesamaan yang kelihatan sebagai hari modern yang positif.(*)nabilputri suber Antata

Senin, 16 Februari 2009

fOTO SEBELUM GERHANA MATAHAR CINCIN


inilah foto sebelum terjadinya gerhana matahari cincin tgl 26 januari 2009 diambil dari daerah medan (sumut).

sebelumnya suasana, dimedan cukup panas, cahaya matahari pun seperti berwarna lebih merah dan menyilaukan mata, seolah-olah matahari begitu dekatnya, namun setelah itu tertutup oleh awan.

Sabtu, 14 Februari 2009

PCB dan DDT Dilarang Begitu Konvensi Stockholm Diratifikasi



JAKARTA, KAMIS - Rencana pemerintah segera meratifikasi Konvensi Stockholm tentang Bahan Pencemar Organik yang Persisten terancam tertunda. Muncul pendapat agar ratifikasi dilakukan paling cepat Juli 2009 atau setelah pemilihan umum.
”Kami berharap sebelum bulan Mei sudah diratifikasi,” kata Sekretaris Menteri Negara Lingkungan Hidup Arief Yoewono seusai rapat dengar pendapat antara pemerintah dan Komisi VII DPR di Jakarta, Rabu (4/2). Alasannya, Indonesia dapat mengikuti Pertemuan Para Pihak (COP) ke-3 Konvensi Stockholm awal Mei 2009.
Pada pertemuan kemarin, seluruh departemen yang hadir menyatakan persetujuannya segera meratifikasi konvensi yang mulai berlaku 17 Mei 2004 itu. Selain Kementerian Negara Riset dan Teknologi, hadir pula wakil Departemen Perindustrian, Departemen Perdagangan, Departemen Pertanian, Departemen Kesehatan, serta Departemen Luar Negeri.
”Kami siap mendukung ratifikasi konvensi,” kata Direktur Jenderal Tanaman Pangan Deptan Sutarto Alimoeso. Deptan hingga kini telah melarang 38 jenis pestisida atau bahan aktif untuk pertanian.
Dari 12 bahan pencemar organik yang diidentifikasi sulit terurai (persistent organic pollutants/POPs) dan dilarang di seluruh negara peratifikasi, delapan di antaranya masuk kategori pestisida yang berbahaya bagi kelestarian lingkungan. Dua bahan kimia industri, PCB dan HCB, serta dua bahan lainnya terbentuk melalui proses bersuhu tinggi, dioksin dan furan.
Permintaan agar ratifikasi dilakukan paling cepat bulan Juli mendatang disampaikan anggota Komisi VII DPR, Effendi Simbolon. Alasannya, ratifikasi konvensi akan dijadikan klaim keberhasilan pemerintahan sekarang.
”Jangan sampai menjadi alat tambah nilai rapor calon presiden siapa pun. Meskipun fraksi saya memerintahkan setuju ratifikasi, saya minta diundur setelah pilpres,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan itu.
Bahan pengganti
Salah satu konsekuensi ratifikasi konvensi yang patut ditindaklanjuti pemerintah adalah ketersediaan bahan pengganti POPs, di antaranya PCB untuk keperluan industri elektronik dan DDT yang banyak digunakan sebagai pestisida.
”Bahan pengganti untuk pestisida sudah banyak pilihannya. Namun, pengganti bahan di sektor industri seperti baja belum bisa Indonesia hasilkan sendiri,” kata Menteri Negara Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman. Konsekuensinya, impor bahan pengganti dari negara lain.
Karena itu, pihaknya akan mengembangkan penelitian soal bahan-bahan pengganti POPs.
Menurut Arief, langkah ratifikasi Konvensi Stockholm di antaranya akan diikuti beberapa kompensasi, seperti adanya bantuan teknis pengawasan dan pengendalian POPS di Indonesia, termasuk bantuan pendanaan bagi penelitian bahan penggantinya.
Salah satu kewajiban sebagai negara peratifikasi adalah membayar iuran sebesar 10.000 dollar Amerika Serikat per tahun. (GSA)Sumber : Kompas Cetak

Multivitamin Tak Mampu Cegah Kanker dan Penyakit Jantung


PENELITIAN terbesar atas pengunaan multivitamin pada perempuan usia lanjut membuktikan bahwa pil-pil tersebut tidak berarti apa-apa dalam pencegahan kanker pada umumnya atau penyakit jantung.
Penelitian selama delapan tahun pada 161.808 wanita postmenopause (usia 50-an) ini juga mengecewakan para pria yang gemar mengonsumsi vitamin.Jutaan warga Amerika diberitakan telah menghabiskan miliaran dollar untuk membeli vitamin demi meningkatkan kesehatan mereka. Ini karena penelitian yang memfokuskan diri pada kanker dan penyakit jantung membuktikan konsumsi makanan kaya vitamin dapat melindungi mereka dari penyakit-penyakit itu. Namun, bukti itu bukan hendak menyatakan bahwa pil-pil vitamin (supelemen) itu merupakan pengganti yang terbaik.Marian Neuhouser, peneliti dari Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle memberikan nasihat, "Dapatkan vitamin dan mineral dari makanan. Makanan lebih baik daripada suplemen," tegas Neuhouser.Dr JoAnn Manson yang juga ikut menulis hasil penelitian ini di Archives of Internal Medicine edisi Senin menyatakan, riset ini bukan berarti hendak bilang bahwa multivitamin tidak berguna sama sekali. Satu hal yang perlu diingat, data-data ini sifatnya observasional, bukan hasil penelitian ilmiah ketat. Lagipula, tak jelas apakah konsumsi vitamin bisa mencegah kanker yang sudah ada bertahun-tahun, jelas Manson dari Rumah Sakit Harvard Brigham and Women.Dia menyatakan, multivitamin mungkin masih berguna "sebagai salah satu bentuk asuransi" bagi mereka yang pola makannya tak sehat.Eric Jacob, seorang epidemiologis dari American Cancer Society menyatakan kalau suplementasi vitamin memang tidak dianjurkan, gantinya Anda harus mengonsumsi lima porsi buah dan sayur setiap hari dan membatasi konsumsi daging merah.ABD Sumber : AP

Dokter Anak Palembang Tolak Pelarangan Sunat Perempuan


PALEMBANG, JUMAT — Dokter spesialis anak yang tergabung dalam forum mediko syariah (FMS) menolak dengan tegas pelarangan sunat perempuan dari Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan RI yang telah diedarkan sejak tahun 2006 sehingga sampai kini mereka tetap melakukan sunat perempuan sesuai syariat Islam. Ketua umum Forum Mediko Syariah, Dr Murdiarti MB, SpA mengatakan, pelarangan sunat perempuan sama sekali tidak beralasan karena publikasi penelitian yang disampaikan secara luas tersebut tidak berdasar. Sampai kini, dokter dan bidan di sejumlah rumah sakit dan klinik anak di daerah tersebut masih melakukan sunat perempuan sesuai dengan tuntutan syariah Islam. Hal itu dikatakannya di Palembang, Jumat (13/2).Menurut dia, pihaknya sangat tidak setuju dengan pelarangan sunat perempuan tersebut karena hal itu telah ditentukan syariah Islam dan sangat berguna untuk kesehatan perempuan.Ia mengatakan, sejauh ini dokter dan bidan di Sumsel masih melaksanakan sunat perempuan sesuai syariat Islam. "Secara medis terbukti tidak memberikan dampak buruk terhadap perempuan malah akan membantu menyehatkan kelamin perempuan karena dibersihkan dari berbagai sumber kuman penyakit," katanya. Dia menjelaskan, secara teknis, sunat perempuan sesuai syariah Islam tidak merusak atau memotong bagian tertentu pada kelamin anak. Namun, hanya bersifat membersihkan bagian yang dinilai menjadi areal berkembangbiaknya kuman penyakit sehingga jika dibersihkan berguna untuk menghindari berbagai masalah akibat tumbuh kembangnya kuman. Demikian dikatakannya.Sementara itu, terbentuknya Forum Mediko Syariah tidak hanya menyoroti permasalahan pelarangan sunat perempuan, tetapi sejumlah masalah medis yang terkait dengan syariat Islam akan menjadi konsentrasi program FMS yang merupakan gabungan dokter dan paramedis peduli kesehatan secara Islami. ABD Sumber : Antara

Jumat, 13 Februari 2009

Lumba-lumba Pemberi Tanda Gempa

Post nabilputri
Luar biasa Allah begitu Maha Kuasa, untuk memberikan tanda-tanda akan adanya bencana salah satunya melalui makhluk ciptaannya yaitu lumba-lumba, ini bisa menjadi renungan bagi "MANUSIA YANG MAU BERFIKIR" untuk tidak merasa manusia "PALING" segalanya, ternyata ALLAH masih kasihan kepada kita sebab pengetahuan kita begitu sedikit berikut beritanya dikutib dari kompas.

Sejumlah 250 lumba-lumba menjadi pemberi tanda terjadinya gempa berkekuatan 7,4 skala Richter di Kabupaten Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (12/2). Sekitar 12 jam sebelum gempa besar yang terjadi pukul 00. 35, sebanyak 250 lumba-lumba itu sudah bermigrasi bersama dari Talaud ke sekitar daratan Filipina di utara Pulau Sulawesi.
Ade Edward dari Ikatan Ahli Geologi Indonesia mengatakan, peristiwa migrasi ini dirilis sejumlah televisi. Sebelumnya, para ahli juga pernah menduga bahwa lumba-lumba bisa menjadi salah satu sistem peringatan dini yang alami.
"Fakta ini perlu ditelusuri secara ilmiah. Hal ini tentu sangat menggembirakan bagi masyarakat di daerah rawan gempa-tsunami," kata Ade yang mengaku telah mendiskusikan fenomena ini dengan sejumlah ahli.
Dia berharap, pemerintah daerah di Provinsi Sumatera Barat menyikapi fakta ini dengan menambah alat pemantau di laut yang bisa menangkap pergerakan lumba-lumba. Daerah yang terutama membutuhkan peringatan dini adalah daerah di sepanjang pantai barat Sumatera serta di Mentawai.

(ART)Agnes Rita Sulistyawaty

JOB&BISNIS Headline Animator